Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
23 Oktober 2026 | 16:32:47 WIB
Teknik Elektro UBB Jajaki Pengembangan Website Desa Bintet untuk Promosikan Wisata dan Budaya Lokal

BANGKA, UBB — Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Bangka Belitung (UBB), menjajaki kerja sama dengan Pemerintah Desa Bintet, Kabupaten Bangka, untuk mengembangkan website desa sebagai media promosi wisata, budaya, dan potensi ekonomi lokal. Penjajakan tersebut dibahas dalam pertemuan bersama pemerintah desa pada Rabu (21/10/2026), sebagai langkah awal pemanfaatan teknologi digital untuk memperkenalkan potensi Desa Bintet kepada masyarakat luas.
Kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara UBB dan Pemerintah Kabupaten Bangka. Saat ini, kedua pihak tengah mempersiapkan penyusunan Implementation Arrangement (IA) sebagai dasar pelaksanaan program kerja sama.
Website yang direncanakan akan menjadi sarana informasi sekaligus ruang promosi digital untuk memperkenalkan destinasi wisata, mendokumentasikan tradisi masyarakat, dan mengangkat potensi ekonomi desa. Melalui pengembangan tersebut, masyarakat diharapkan semakin mudah memperoleh informasi mengenai Desa Bintet, sementara kekayaan lokalnya dapat menjangkau khalayak yang lebih luas.
Ketua pelaksana dari UBB, Ir. Ghiri Basuki Putra, S.T., M.T., menjelaskan bahwa penjajakan ini menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai kebutuhan masyarakat. Menurutnya, keterlibatan Program Studi Teknik Elektro diharapkan dapat mendorong pemanfaatan teknologi digital yang tidak hanya mendukung promosi desa, tetapi juga membuka peluang pengembangan kegiatan tridarma perguruan tinggi melalui penelitian, Kuliah Kerja Nyata (KKN), dan pengabdian kepada masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan terus berkembang menjadi program yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Bintet. Gagasan pengembangan potensi desa turut berawal dari pengalaman Muhammad Jumnahdi, S.T., M.T., ketika menghadiri tradisi Titang Tue. Pengalaman tersebut memperlihatkan kekayaan budaya dan potensi pariwisata Desa Bintet yang dinilai memiliki peluang untuk diperkenalkan secara lebih luas melalui media digital.
Desa Bintet memiliki sejumlah destinasi wisata potensial, di antaranya Pantai Pesaren, Pantai Beting, kawasan sumber air panas, hingga Pulau Mengkudu. Selain keindahan alam, tradisi Titang Tue menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat yang memiliki nilai penting untuk terus dilestarikan.
Ghiri berharap pengembangan website desa nantinya dapat membantu memperkenalkan tradisi Titang Tue hingga tingkat nasional. Upaya tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran generasi muda untuk mengenal, menjaga, dan melestarikan warisan budaya daerahnya. Sementara itu, Kepala Desa Bintet, Benny Kim, menyambut baik inisiatif UBB dalam menjajaki pengembangan website desa. Ia menjelaskan bahwa mata pencaharian masyarakat setempat banyak bertumpu pada sektor perikanan serta perkebunan kelapa sawit dan karet.
Menurutnya, pengembangan pariwisata dapat menjadi sektor potensial untuk melengkapi aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Namun, Benny menegaskan bahwa pengembangan sektor pariwisata harus diimbangi dengan komitmen menjaga kelestarian lingkungan, terutama kawasan pesisir yang memiliki potensi sebagai destinasi wisata. Ia secara tegas menyampaikan penolakannya terhadap aktivitas penambangan timah di kawasan pantai yang diperuntukkan bagi pengembangan wisata. Benny juga menyatakan bahwa masyarakat akan melakukan aksi demonstrasi apabila aktivitas penambangan berlangsung di kawasan tersebut.
Perlindungan kawasan pesisir menjadi perhatian pemerintah desa agar potensi wisata yang dimiliki dapat dikembangkan tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan dan kepentingan masyarakat setempat.
Benny turut mengapresiasi langkah UBB dan berharap penjajakan kerja sama ini dapat segera ditindaklanjuti melalui program nyata. Selain memperluas promosi potensi desa, kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam mendukung pembangunan desa. Dukungan terhadap pengembangan potensi Desa Bintet juga datang dari Gesid (Generasi Emas Indonesia) Babel yang mendorong keterlibatan pemuda-pemudi dalam sektor pariwisata, pelestarian budaya, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Partisipasi generasi muda diharapkan dapat memperkuat upaya menjaga kebersihan kawasan wisata, merawat tradisi lokal, sekaligus menjadi bagian dari gerakan memperkenalkan potensi Desa Bintet kepada masyarakat luas. Meski masih berada pada tahap penjajakan dan penyusunan IA, rencana pengembangan website desa menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi dan masyarakat. Kerja sama ini juga membuka peluang bagi kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pendampingan pemanfaatan teknologi digital sesuai kebutuhan desa.
Melalui inisiatif tersebut, Program Studi Teknik Elektro UBB diharapkan dapat menghadirkan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Keberlanjutan kerja sama nantinya menjadi kunci agar website yang dikembangkan tidak sekadar menjadi media informasi, tetapi juga mampu mendukung promosi wisata, memperluas peluang ekonomi, serta menjaga kekayaan alam dan budaya Desa Bintet bagi generasi mendatang.
(Humas UBB)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM